Rabu, 09 Juli 2014

Sejarah dan Pengertian Bank

Tabungan Anak
Salah satu kantor cabang Bank Rakjat Indonesia (1947)
Tentunya Anda dan kita semua setiap harinya tidak bisa lepas dari kegiatan yang berhubungan dengan proses yang ada diperbankan, baik itu menyimpan uang, transfer pembayaran kepada pihak lain atau bahkan melakukan proses meminjam dana dari Bank. Bahkan sekarang ini pembayaran gaji karyawan pun juga sudah banyak dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan jasa perbankan, yaitu transfer langsung ke rekening tabungan karyawan. Tetapi apakah anda tahu sejarah dan pengertian Bank itu sendiri?

Dalam sejarahnya Bank pertama kali dibentuk  seperti sebuah firma pada umumnya pada tahun 1690, pada saat itu kerajaan Inggris ingin merencanakan membangun kembali kekuatan armada tempur lautnya untuk bersaing dengan kekuatan armada laut Perancis, tapi sayang kerajaan Inggris saat itu tidak mempunyai anggaran yang cukup. Adalah William Paterson yang mempunyai suatu gagasan yang selanjutnya oleh Charles Montagu direalisasikan dengan membentuk sebuah lembaga intermediasi keuangan yang akhirnya dapat memenuhi dana pembiayaan yang dibutuhkan oleh kerajaan Inggris hanya dalam waktu sekitar dua minggu saja.


Sejarah juga menulis asal mula dikenalnya kegiatan perbankan adalah pada zaman kerajaan - kerajaan kuno di daratan Eropa. Lalu bisnis perbankan ini tumbuh ke wilayah Asia Barat oleh para saudagar. Selanjutnya proses pertumbuhan perbankan di Asia, Afrika dan Amerika dibawa oleh bangsa Eropa pada saat melakukan penjajahan ke negara jajahannya baik di Afrika, Asia dan benua Amerika.

Bila ditelusuri lebih lanjut, sejarah dikenalnya perbankan dimulai dari jasa penukaran uang. Sehingga dalam sejarah perbankan, arti Bank mula - mula dikenal sebagai meja tempat penukaran uang. Dalam perjalanan sejarah kerajaan pada masa dahulu, penukaran uangnya dilakukan antar kerajaan yang satu dengan kerajaan yang lain. Kegiatan penukaran ini sekarang dikenal dengan nama Pedagang Valuta Asing (Money Changer). 

Baru kemudian dalam perkembangan selanjutnya, kegiatan operasional perbankan berkembang lagi menjadi tempat penitipan uang atau yang disebut sekarang ini kegiatan simpanan. Berikutnya kegiatan perbankan bertambah dengan kegiatan peminjaman uang. Uang yang disimpan oleh masyarakat, oleh perbankan dipinjamkan kembali kepada masyarakat yang membutuhkannya. Jasa-jasa bank lainnya menyusul sesuai dengan perkembangan zaman dan kebutuhan masyarakat yang semakin beragam.

Sejarah perbankan di Indonesia tidak terlepas dari zaman penjajahan Hindia Belanda. Pada masa itu De javasche Bank, NV didirikan di Batavia pada tanggal 24 Januari 1828 kemudian menyusul Nederlandsche Indische Escompto Maatschappij, NV pada tahun 1918 yang fungsinya untuk monopoli pembelian hasil bumi dalam negeri dan penjualan ke luar negeri. Di zaman kemerdekaan, perbankan di Indonesia bertambah maju dan berkembang lagi. Beberapa bank Belanda dinasionalisir oleh pemerintah Indonesia. Contohnya : Bank Rakyat Indonesia yang didirikan tanggal  16 Desember 1895. Bank ini berasal dari  De Poerwokertosche Hulp en Spaarbank der Inlandsche Hoofde (nama awal Bank saat didirikan) atau Centrale Kas Voor Volkscredietwezen (nama bank dirubah pada tahun 1912) atau Syomin Ginko (saat pendudukan Jepang).

Lalu apa pengertian yang tepat tentang Bank, kkhususnya di Indonesia? Jika berdasarkan  UU RI No 10 Tahun 1998 tanggal 10 November 1998 tentang perbankan, pengertian Bank adalah badan usaha yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya kepada masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak. 

Dari pengertian tersebut dapat disimpulkan bahwa usaha perbankan meliputi dua kegiatan, yaitu menghimpun dana dan menyalurkan dana. Kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana merupakan kegiatan pokok bank sedangkan  jasa bank lainnya hanya kegiatan pendukung. Kegiatan menghimpun dana, berupa mengumpulkan dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan giro, tabungan, dan deposito. Biasanya sambil diberikan balas jasa yang menarik seperti, bunga dan hadiah sebagai rangsangan bagi masyarakat. Kegiatan menyalurkan dana, berupa pemberian pinjaman kepada masyarakat. Sedangkan jasa-jasa perbankan lainnya diberikan untuk mendukung kelancaran kegiatan utama tersebut.

0 comments: