Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Dimensi Penting Yang Harus Dipahami Penyediia Jasa Dalam Melakukan Inovasi Jasa


Inovasi jasa adalah sebagai perkembangan dan implementasi dari ide baru, dalam proses perkembangan produk dan jasa. Dimensi penting yang harus diperhatikan :

a. Ide-ide baru, adanya permasalah yang dihadapi oleh konsumen selama ini, pemilik produk jasa harus bisa memberikan solusi dengan menggunakan ide – ide baru yang ditawarkan kepada konsumen. Misal : Jika selama ini tiket pesawat dinilai mahal, maka ada ide baru untuk membuat maskapai penerbangan berbiaya murah (Low Cost Carrier) dengan cara mengurangi sedikit kenyamanan di kabin penumpang, contoh : meniadakan makan dan minuman. Dan ide ini coba ditawarkan oleh maskapai Air Asia.

b. Interaksi dengan Konsumen Baru, pemilik produk jasa harus mampu membangun interaksi yang efektif dengan konsumen agar dapat memperoleh informasi dari konsumen mengenai apa - yang benar-benar dibutuhkan. Misalnya di penerbangan Air Asia , penumpang bisa berinteraksi dengan pihak maskapai melalui website atau aplikasi android untuk memesan fasilitas tambahan (add-on) berupa pemesanan menu makanan yang merupakan permintaan dari penumpang dan sekaligus memberikan masukkan tentang fasilitas tambahan lain yang diinginkan. 

c. Keterlibatan konsumen dalam menciptakan jasa baru (co-cretion) dapat memberikan manfaat baik bagi konsumen sendiri dan perusahaan. Misal :Karena adanya permintaan yang tinggi tentang penginapan di suatu tempat tujuan akibat adanya tiket murah, maka dibuatkanlah usaha baru yang menyediakan hotel dan pemesanan hotel yaitu AirAsiaGo.

d. Potensi sumber daya yang ada di dalam perusahaan seperti SDM, budaya dan organisasi harus dimanfaatkan secara total agar dapat mendukung implementasi inovasi jasa. Misal : SDM yang berjiwa muda dengan latar budaya kerja yang dinamis, akan menarik minat kalangan muda untuk membeli jasa perusahaan tersebut.

e. Teknologi Informasi Komunikasi, perkembangan ICT harus benar-benar dimanfaatkan oleh penyedia jasa untuk mengembangkan inovasi jasa yang ditujukan untuk memberikan kemudahan, kenyamanan, ketepatan, kecepatan dan akurat. Misalnya : penggunaan website atau aplikasi android untuk pemesanan tiket pesawat, sehingga bisa mengurangi jumlah loket pemesanan fisik.

Pertanyaan lain terkait pembahasan diatas adalah :

2. Produk Jasa  Mempunyai kategori yang membedakan dengan  produk yang tangible (Nyata), Sebutkan dan Jelaskan ?

a. Barang berwujud murni (pure tangible product), di mana tidak ada jasa yang menyertai produk, misal : baju, sandal

b. Barang berwujud disertai jasa pendukung. Contoh : produk Sepeda Motor yang menawarkan jasa reparasi dan pemeliharaan.

c. Hibrida (Hybrid), menyediakan jasa dan produk yang sama proporsinya. Contohnya: Rumah Makan.

d. Jasa utama yang disertai barang dan jasa minor, menawarkan jasa disertai tambahan barang atau jasa pendukung. Contohnya, maskapai penerbangan, walaupun jasa yang ditawarkan adalah transportasi, namun produk fisik seperti jenis pesawat, layanan pramugari, makanan dan minuman juga penting bagi konsumen.

e. Jasa murni, penawaran yang hampir seluruhnya adalah jasa, contohnya: jasa cuci pakaian, jasa cuci mobil

3. Value proposition adalah janji perusahaan kepada konsumen, hal ini penting karena perusahaan harus bisa melibatkan konsumen dalam menilai produk atau jasanya , yaitu dari segi manfaat, harga bersaing, kualitas, kenyamanan dan inovasi. Sehingga harapannya konsumen merasa apa yang dibayarkan melebihi apa yang  (produk atau jasa)

4. Positioning adalah proses strategi dalam taktik pemasaran yaitu menanamkan merek kita dibenak konsumen dengan memposisikan  kepada pelanggan atau calon pelanggan bahwa produk jasa ini unik dan berbeda dgn produk yang sejenis. Misal : dengan Air Asia naik pesawat itu sekarang tidak mahal, bukan hanya untuk orang kaya saja dan sekarang semua orang bisa terbang “Now Everyone Can Fly" 

5. Perkembangan internet sebagai alat komunikasi paling diminati oleh masyarakat saat ini, Perkembangan ini sangat mempengaruhi perilaku konsumen yang ingin serba praktis dan efisien. Baik dalam hal mengonsumsi produk maupun memilih layanan atau jasa, mereka cenderung ingin mudahnya yaitu mendapatkan segala sesuatunya cukup mengakses telepon pintarnya, ini membuat produk jasa sangat laku terutama bagi perusahaan yang sudah berhasil memanfaatkan teknologi informasi. Misal ketika ingin berpergian dan tidak ingin capek dikemacetan, bisa menggunakan jasa Gojek. Ingin makan tapi tidak mau beli sendiri, bisa menggunakan jasa GoFood.

Posting Komentar untuk "Dimensi Penting Yang Harus Dipahami Penyediia Jasa Dalam Melakukan Inovasi Jasa"